Hubungan Lingkar Pinggang dengan Tekananan Darah pada Pasien Poli Jantung RSUP NTB

  • Sani Solihatul Fitri Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Yusra Pintaningrum Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Rifana Cholidah Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar belakang: Prevalensi obesitas terus mengalami peningkatan. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit kardiometabolik seperti diabetes, hipertensi, dislipidemia, dan penyakit jantung koroner. Lingkar pinggang merupakan salah satu metode pengukuran antropometri tubuh yang dapat digunakan sebagai skrining obesitas.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lingkar pinggang dengan tekanan darah pada pasien poli jantung RSUP NTB.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel diambil dengan teknik consecutive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah Pasien Poli jantung RSUP NTB yang lebih dari sama dengan 25 tahun. subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diukur tekanan darah dan lingkar pinggang. Data yang terkumpul diuji secara statistik dengan uji korelasi Spearman

Hasil: Hasil analisis statistik  menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkar pinggang dengan tekanan darah sistolik dan diastolik (p< 0,05). Didapatkan adanya korelasi yang positif antara lingkar pinggang dengan tekanan darah sistolik dan diastolik. Adapun kekuatan korelasi antara lingkar pinggang dengan tekanan darah sistolik dan diastolik adalah sedang (R=0,509 ; R=0,459).

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan tekanan darah sistolik dan diastolik.

References

1. WHO. Obesity and Overweight. 2006 (cited in 2015 january 28). Available from: http://www.mclveganway.org.uk/publications/who_obesity_and_overweight.pdf.

2. Kotsis V., Stabouli S., Papakatsika S., Rizos Z., Parati G. Mechanism of Obesity-Induced Hypertension. Hypertension Research (2010) 33, 386-393. 2010. (cited in 2015 january 28). Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20442753.

3. Klein S., Allison DB., Heymsfield SB., Kelley DE., Leibel RL., Nonas C., Kahn R. Waist Circumference and Cardiometabolic Risk: A Consensus Statement from Shaping America’s Health: Association for Weight Management and Obesity Prevention; NAASO, The Obesity Society; The American Society For Nutrition; And The American Diabetes Association. Am J Clin Nutr 2007; 85:1197-202. 2007. (cited in 2015 january 30). Available from: http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1038/oby.2007.632/pdf.

4. Lingga, L. Bebas Hipertensi Tanpa Obat. Jakarta: Agro Media Pustaka; 2012.

5. Susilo, Y. & Wulandari, A. Cara Jitu Mengatasi Hipertensi. Yogyakarta : ANDI Yogyakarta; 2010.

6. Bell, Ge K., Popkin B.M. Weight Gain and Its Predictors in Chinese Adults. Int J Nationed Metabolism Disorder. 25:1079-1086. 2001. (cited in 2015 january 28) Available from: www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11443510.

7. Arisman. Obesitas, Diabetes Mellitus, dan Dislipidemia. Jakarta : Buku Kedokteran EGC; 2010.

8. Lubis G., Oyong N. Hubungan Lingkar Pinggang dengan Faktor Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Anak Obesitas Usia Sekolah Dasar. Sari Pediatri, Vol. 8, No.2, September 2006: 147-153. 2006. (cited in 2015 january 28) Available from: saripediatri.idai.or.id/pdfile/8-2-10.pdf.

9. Sumayku I.M., Pandelaki K., Wongkar M.C.P. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Lingkar Pinggang Dengan Tekanan Darah Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal e-CliniC (ecl), Volume 2, Nomer 2, Juli 2014. 2014. (cited in 2015 january 28) Available from: ejournal.unsrat.ac.id/index.php/eclinic/article/download/5022/4540.

10. Sulastri D., Elmatris, Ramadhani R. Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Etnik Minangkabau di Kota Padang. Majalah Kedokteran Andalas No.2. Vol.36. Juli-Desember 2012. 2012. (cited in 2015 january 28) Available from: http://mka.fk.unand.ac.id/images/articles/No_2_2012/hal_190-201_isi.pdf.

11. Sanya A.O., Ogwumike O.O., Ige O. A. Relathionship of Waist-Hip Ratio and Body Mass Index to Blood Pressure of Individual in Ibadan North Local Government. Ajpars Vol. 1, No. 1, June 2009, Pp. 2-11. 2009. (cited in 2015 january 28) Available from: http://www.ajol.info/index.php/ajprs/article/download/51306/39968.

12. Dahlan, S. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel. Jakarta: Salemba Medika; 2013

13. Siani A., Cappucio F.P., Barba G., Trevisan M., Farinaro E., Lacone R., Russo O., Russo P., Mancini M., Strazullo P. The Relationship of Waist Circumference to Blood Pressure: the Olivetti Heart Study. Am J Hypertens (2002) 15 (9): 780-786. 2002. (cited in 2015 september 28) Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12219872.

14. Warren T. Y., Wilcox S., Dowda M., Baruth M. Independent Association of Waist Circumference With Hypertension and Diabetes in African American Women, South Carolina, 2007–2009. CDC - Preventing Chronic Disease: Volume 9, 2012: 11_0170. 2012. (cited in 2015 september 28) Available from: http://www.cdc.gov/pcd/issues/2012/11_0170.htm.

15. Poirier P., Lemieux I., Mauriege P., Dewailly E., Blanchet C., Bergeron J., Despres J.P. Impact of Waist Circumference on the Relationship Between Blood Pressure and Insulin. Hypertension. 2005;45:363-367. 2005. (cited in 2015 september 28) Available from: http://hyper.ahajournals.org/content/45/3/363.full.

16. Miller S. The Relationship of Waist Size to Blood Pressure and Cholesterol Among College Students. A Senior Thesis submitted in partial fulfillment of the requirements for graduation in the Honors Program Liberty University Spring 2007. 2007. (cited in 2015 september 28) Available from: http://digitalcommons.liberty.edu/honors/8/.

17. Kumar V., Cotran R.S., Robbins S.L. Buku ajar Patologi edisi 7, volume 1. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran; 2004.

18. Lilly L.S. Pathihysiology of Heart Disease. USA : Lippincott Williams and Wilkins; 2007.
Published
2017-08-30
Section
Research

Most read articles by the same author(s)