Pengaruh Pemberian Ekstrak Alkaloid Spons Laut (Clathria sp.) terhadap Kadar Sgot/Sgpt Mencit Balb/C yang Diinfeksi Plasmodium Berghei

  • Ardiansyah Ardiansyah Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • E Hagni Wardoyo Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Yunita Sabrina Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar Belakang: Tingginya prevalensi malaria disebabkan karena beberapa faktor. Salah satunya adalah peningkatan resistensi obat antimalaria konvensional, seperti klorokuin dan sulfadoksin/pirimetamin sehingga mendorong peneliti untuk mencari bahan antiplasmodium baru, khususnya menggunakan biota laut yang memiliki potensi tinggi untuk diteliti secara berkelanjutan. Spons Clathria sp adalah salah satu biota laut yang mengandung senyawa alkaloid yang memiliki aktivitas antiplasmodium.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak alkaloid Clathria sp terhadap kadar SGOT/SGPTpada mencit Balb/C yang terinfeksi Plasmodium berghei.

Metode: Penelitian eksperimental dengan Post Test Only Control Group Design Sejumlah 30 ekor mencit jantan galur Balb/C diinfeksi dengan plasmodium berghei secara intraperitoneal. Sampel kemudian diagi menjadi 6 kelompok; 4 kelompok diberi ekstrak alkaloid Clathria sp dengan dosis masing-masing 50, 100, 150, 200mg/kgBB, 2 kelompok lainnya diberikan akuades 5ml (K-) dan klorokuin 5mg/kgBB selama 7 hari. Kemudian pada hari terakhir dilakukan pengambilan darah secara intrakardial untuk pemeriksaan SGOT/SGPT. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Oneway-Anova dilanjutkan dengan uji Post-Hoc LSD

Hasil: Hasil analisa statistik SGOT dan SGPT menunjukan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi sebesar p=0,000 (p<0,05) dan p=0,035 (p<0,05) pada SGPT

Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian ekstrak alkaloid Spons laut Clathria sp terhadap kadar SGOT/SGPT mencit yang Balb/C yang diinfeksi Plasmodium berghei

References

1. Shankar R, Deb S, Sharma B K. Antimalarial plants of northeast India: An overview. J Ayurveda Integr Med 2012;3:10-6

2. Depkes RI. Pedoman Penatalaksana Kasus Malaria di Indonesia. http://www.pppl.depkes.go.id/_asset/_download/Pedoman_Penatalaksana_Kasus_Malaria_di_Indonesia.pdf. Diakses tanggal 10 Maret 2015

3. Zein, U. Perbandingan Efikasi Antimalaria Ekstrak Herba Sambiloto (Andrographis paniculata ness) Tunggal dan Kombinasi Masing-Masing dengan Artesunat dan Klorokuin pada Pasien Malaria Falsiparum Tanpa Komplikasi. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/7404/1/09E00226.pdf. Diakses tanggal 10 Maret 2015

4. Jha S, Shrestha S, Gole SG, & Deep G. Assessment of serum bilirubin and hepatic enzymes in malaria patiens. Int J of Biomed and Advance Reseacrh IJBAR 2014; 5(03)

5. Hiswani. Gambaran Penyakit dan Vektor Malaria di Indonesia. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Sumatera Utara: 2008.

6. Harijanto, Paul. Eliminasi Malaria pada Era Desentralisasi. http://www.depkes.go.id/downloads/publikasi/buletin/BULETIN%20 mALARIA.pdf. Diakses 9 Maret 2015

7. Tjitra E. Pengobatan Malaria dengan Kombinasi Artemisinin. Bul Penel Kesehatan, 2005: Vol. 33(2):53-61.

8. Suparno. Kajian Bioaktif Spons Laut (Porifera: Demospongiae) Suatu Peluang Alternatif Pemanfaatan Ekosistem Karang Indonesia Dalam Dibidang Farmasi. Makalah Pribadi Falsafah Sains. Sekolah Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor: 2005.

9. Carrol, J and Jenna Arruda. Uses Of Marine Compound. http://digitalcommons.calpoly.edu. 2009. Diakses 09 September 2014.

10. Murtihapsari, Parubak AS, Mangallo B, Ekasari W, Asih PB & Lestari AI. Isolation and Presence of Antimalarial Activities of Marine Sponge Xestospongia sp. Indo. J. Chem., 2013, 13 (3), 199 - 204

11. Usman, H., Bahar, R., Yohanes, E., Rahmawaty, Ahmad, A. Isolation, Chemical Characterization, And Bioactivity Of Secondary Metabolites With Polar Constituents Of Petrossian Alfiani Sponges. Universitas Hasanuddin: 2014

12. Alejandro MS, Mayer, Virgina, KB Lehmann. Marine pharmacology in 1998: Marine compounds with Antibacterial, Anticoagulent, Antifungal, Antinflammatory, Anthelminitic, Antiplatelet and Antiviral activities; with actions on the cardiovascular, endocrine, immune, and nervous systems: and other Miscellaneous mechanisms of action. The Pharmacol. 2000: (42) 62-69.

13. Muhtadi, Suhendi, A., Nurcahyanti, & Sutrisna EM. Uji Praklinik Antihiperurisemia Secara In Vivo Pada Mencit Putih Jantan Galur Balb-C Dari Ekstrak Daun Salam (Syzigium Polyanthum Walp) Dan Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.). J Biomedika 2014;2:6-1

14. Arwati, H. Vaksin Malaria: Mengapa Sampai Saat Ini Belum Juga diteriman?. http://www.fk.unair.ac.id/publikasi/lingua/XXXII/5.asp. Diakses 09 april 2015

15. Azizah, N., Wungu, CDK., & Viradella J. Potensi Propolis pada Sarang Lebah Madu dalam Menghambat Infeksi P. falciparum sebagai Terapi Penunjang Malaria Tropikana. J of Indo Med Student Ascociation 2010; Vol I(01):36-42

16. Wiadnya, IBR. Perbedaan kadar sgot (serum glutamic oxaloacetic transaminase) Pada penderita malaria falciparum dan malaria vivax. Media Bina Ilmiah; 2013: 1978-3787

17. Amir, I. Dan Budiyanto, A. Mengenal Spons Laut (Demospongiae) Secara Umum. Oceana, 1996: 21(2):15-31.

18. Rachmat, R. Spons Indonesia Kawasan Timur : Keragaman, distribusi, Kelimpahan, dan kandungan Metabolit Sekundernya. Pusat penelitian Oseanografi, LIPI, Jakarta: 2007.

19. Konig GM, Wright AD, Angerhofer CK (1996). Novel potent antimalarial diterpene isocyanates, isothiocyanates, and isonitriles from the tropical marine sponge Cymbastela hooperi. J. Org. Chem. 61: 3259-3267. http://www.pubs.acs.org/doi/abs/10.1021/jo952015z diakses tanggal 9 april 2015

20. Sayed KA, Haman MT, Hashish NE, Shier WT, Kelly M, & Khan AA. Antimalarial, antiviral, and antitoxoplasmosis norsesterpene peroxide acids from the Red Sea sponge Diacarnus erythraeanus. J. Nat. Prod. 64: 522–4. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11325240 diakses tanggal 13 April 2015

21. Ravichandran, S., Kathiresan K., & Balaram H. Anti-malarials from marine sponges Mini Review. Biotechnol. Mol. Biol. Rev 2007; Vol 2 (2): 033-038

22. Ang KK, Holmes MJ, Kara UAK Immune-mediated parasite clearance in mice infected with Plasmodium berghei following treatment with manzamine A. Parasitol. Res. 87: 715-721. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11570556 Diakses tanggal 10 November 2015

23. Murti, Y B. Isolation and structure elucidation of bioactive secondary metabolites from Sponss collected at Ujungpandang and in the Bali Sea, Indonesia: 2006.

24. Warbung, Y.Y., Wowor, V.N.S., Posangi, J. Daya Hambat Ekstrak Spons Laut Callyspongia sp terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/3151. Last Update 2011. Diakses tanggal 15 April 2015

25. Topcu G, Ertas A, Kolak U, Ozturk M, Ulubelen A.Antioxidant activity tests on novel triterpenoids from Salvia macrochlons. Arkivoc, 2007 (7): 195-208.

26. Kim S, Shim S, Choi DS, Kim JH, Kwon YB, Kwon J. Modulation of LPS-stimulated astroglial activation by ginseng total saponins. J Ginseng Res, 2011: (35) 80-1

27. Erlejman AG, Jaggers G, Fraga CG, Oteiza PI. TNF alpha-induced NF-kappaB activation and cell oxidant production are modulated by hexameric procy-anidins in Caco-2 cells. Arch Biochem Biophys, 2008; 476(2):186-195.

28. Sacher RA, Mc Pharson RA. Uji Fungsi Hati. Dalam: Tinjauan klinis Hasil Pemeriksaan Laboratorium, Jakarta, Penerbit Buku Kedokteran (EGC): 2006.

29. Wibowo, WA., Maslachah, L., & Bijanti R. 2008. Pengaruh Pemberian Perasan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) Terhadap Kadar SGOT dan SGPT Tikus Putih (Rattus norvegicus) dengan Diet Tinggi Lemak. Jurnal Veterineria Medika Universitas Airlangga, 2008 (1): 1-5

30. Carl A, Edward R, & David E. Clinical Chemistry and Molecular Diagnostics II. 4nd ed. 2007. USA: Saunders Elsevier

31. Wardhani A. 2010. Pengaruh Pemberian Ekstrak Valerian (Valeriana officinalis) terhadap Gambaran Mikroskopis Hepar dan Kadar SGOT Tikus Wistar. Universitas Diponegoro, Semarang

32. Richard A, Matthew R. Clinical Diagnosis and Management by Laboratory Methods. 21th ed. 2007. USA: Saunders Elsevier.
Published
2017-08-30
Section
Research

Most read articles by the same author(s)