Hubungan antara Kadar Hemoglobin dengan Tingkat Kecerdasan Intelegensi Anak Sekolah Dasar Negeri Telaga Lebur Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat

  • Ni Komang Putri Laraswati Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Ima Arum Lestarini Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Seto Priyambodo Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya kadar hemoglobin atau anemia telah menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Keadaan anemia pada siswa sekolah dasar dapat mempengaruhi intelegensi, perkembangan kognitif, perilaku, dan prestasi akademik anak. Kecerdasan intelektual yang tidak menetap pada usia tertentu dapat berubah karena faktor genetik, gizi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelegensi anak Sekolah Dasar Negeri Telaga Lebur Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.

Metode: Penelitian analitik dengan desain cross sectional ini dilakukan pada populasi siswa kelas 3 s/d 6 Sekolah Dasar Negeri Telaga Lebur, Sekotong, Lombok Barat, tahun ajaran 2016/2017. Penarikan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling terhadap 67 sampel siswa. Kadar hemoglobin diukur menggunakan Point of Care Testing (POCT) Hemoglobin. Instrumen untuk mengukur kecerdasan intelektual dengan tes intelegensi Colours Progressive Matrices (CPM) yang dipandu oleh psikolog. Analisis data menggunakan uji Chi Square.

Hasil: Hasil penelitian diketahui 35 anak (52,2%) dengan kadar hemoglobin rendah dan 32 anak (47,8%) memiliki kadar hemoglobin normal. Sebanyak 28 anak (41,8%) dengan Intelectually Average, 18 anak (26,9%) dengan Definitely Below The Average In Intellectual Capacity, 11 anak (16,4%) dengan Intelectually Defective, dan 10 anak (14,9%) dengan Definitely Above The Average In Intellectual Capacity. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p = 0,014.

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelegensi  anak  Sekolah Dasar Negeri Telaga Lebur Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.

References

1. Price SA. Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Vol. 1, Edisi 6. Jakarta: EGC. 256-257. 2012.

2. Evelyn, Pearce. Anatomi dan Fisiologi Untuk Paramedis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. 2009.

3. Irsa Lily. Gangguan Kognitif pada Anemia Defisiensi Besi. Sari Pediatri, Vol.4, No.3. 114 – 118. 2002.

4. McGregor SG dan Ani C. A Riview of Studies On The Effect of Iron Deficiency On Cognitive Development In Children. J Nutr ; 131:649S-68S. 2001.

5. Sediaoetama, AD. Ilmu Gizi Untuk Mahasiswa dan Profesi (Jilid II). Jakarta: Dian Rakyat. 2010.

6. World Health Organization. Haemoglobin Consentrations for the Diagnosis of Anemia and Assassment of Severity. Genneva. 2011.

7. Riskesdas. Riset Kesehatan Dasar Laporan Nasional 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2013.

8. Goudarzi, A., Mehrabi, dan Gourdarzi, K. The Effect of Iron Deficiency Anemia on Intelligence Qoutient (IQ) in Under 17 Years Old Students. Pakistan Journal of Biological Science. 11 (10): 1398-400. 2008.

9. Suwarni, S. Pengaruh Suplemen Besi dan Vitamin C Terhadap Daya Tahan Aerob Dan Kadar Hemoglobin. Solo: UNS. 2013.

10. Boeree, G.C. Intelligence and IQ. Shippensburg University. 2003.

11. Syah, M. Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Pers. 2010.

12. Nur’aeni. Tes Psikologi: Tes Inteligensi dan Tes Bakat. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto Press. 2012.

13. Rizkan., Shintia R., dan Hartuti P. Pengembangan Norma Tes Kecerdasan Coloured Progresive Matrices (CPM) Pada Siswa Sekolah Dasar Di Provinsi Bengkulu. 2009.

14. Papalia, D.E., et al. Human Development (Psikologi Perkembangan) Bagian I s/d IV Ed.IX. Jakarta: Penerbit Kencana, pp: 231-232, 446-448, 460. 2008.

15. Dalyono. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. 2005.

16. Walter, T. Effect of Iron-Deficiency Anemia on Cognitive Skills and Neuromaturation in Infancy and Childhood. Food and Nutrition Bulletin. 2003: 24 (4): 104-7. 2003.

17. Dahlan, Sopiyudin. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan Edisi 6. Jakarta: Salemba Medika. 2013.

18. Notoatmodjo. Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 2010.

19. Parsaulian, F.S., dan Noor, D. Geologi Dan Mineralisasi Sulfida Daerah Pelangan Dan Sekitarnya Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. Program Studi Teknik Geologi, FakultasTeknik – Unpak. 2016.

20. Aryani, Lenci., Setiani, Onny., dan Nurjazuli. Hubungan Kadar Merkuri (Hg) dengan Profil Darah Pekerja Pertambangan Emas Tradisional di Desa Jendi Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. Vol. 12 No. 2. 2013.

21. Saljooghi, AS dan Delavar-mendi, F. The Effect of Mercury in Iron Metabolism in Rats. J Clinic Toxicol S3: 006. doi:10.4172/2161-0495.S3-006. 2013.

22. Winarsi, H. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Cetakan ke-5. Yogyakarta: Kaninus. 2011.

23. Kusmiyati, Y., Meilani, N., Ismail, S. Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. Vol. 8, No. 3. 2013.

24. Biesalski, H. & Erhardt, J. Diagnosis of Nutritional Anemia – Laboratory Assessment of Iron Status. In Nutritional Anaemia. Edited by Klaus Kraemer & Michael B. Zimmermann Swithzerland: Sight and Life Pess. 2007.

25. Gibney, MJ. Introduction to Human Nutrition. Institute of Food and Health. Ireland: University College Dublin. 2009.

26. Bakta, IM. Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta: EGC. 2006.

27. Arisman, MB. Buju Ajar Ilmu Gizi – Gizi dalam Daur Kehidupan Edisi 2. Jakarta: EGC. 2009.

28. Raspati, H., et al. Buku Ajar Hematologi-Onkologi Anak. Jakarta: IDAI. 2005.

29. Nelson, WE. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Edisi 15 vol. 2. Jakarta: EGC. 2000.

30. Nurhaitil, S., Hadju, V., dan Jafar, N. Hubungan Infeksi Kecacingan dengan Status Hemoglobin Pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Pesisir Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013. 2013.

31. Devi, N. Gizi Anak Sekolah. Kompas: Jakarta. 2012.

32. Johari. Pengembangan dan Aplikasi Sistem Informasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Kabupaten Purwakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 2, 226-233. 2008.

33. Citrakesumasari. Anemia Gizi Masalah dan Pencegahannya. Yogyakarta: Kalika. 2012.
Published
2017-11-28
Section
Research

Most read articles by the same author(s)