Pencegahan dan pengendalian infeksi pada jenazah pasien covid-19

  • Ida Lestari Harahap universitas mataram
Keywords: Infeksi, Jenazah, penularan, pencegahan

Abstract

Data global dari World Health Organization (WHO) melaporkan penularan COVID-19 dari manusia ke manusia terjadi melalui droplet, kontak dan benda yang terkontaminasi. Kontak penularan tidak hanya terjadi pada pasien hidup namun juga dapat terjadi pada jenazah pasien terkonfirmasi COVID-19. Orang-orang yang bekerja atau yang melakukan kontak dengan jenazah memiliki potensi terpapar agen infeksi. Pasien yang meninggal dalam kondisi COVID-19 memerlukan protokol khusus untuk dalam penanganannya. Meski pasien sudah meninggal virusnya masih berbahaya dan dapat menular kepada orang-orang yang melakukan kontak dengan jenazah tersebut. Penularan dapat terjadi saat semua proses pengurusan jenazah mulai dari saat jenazah dimandikan, pemasangan kain kafan, melakukan sholat jenazah, proses autopsi jenazah, sampai pada penghantaran dan pemakaman jenazah. Sebagai upaya pencegahan penularan kepada petugas yang menangani jenazah tersebut, perlu menerapkan  prosedur yang aman dan penggunaan alat pelindung diri yang sesuai.

References

1. WHO Interm Guidance. (2020). Infection Prevention and Control for the safe management of a dead body in the context of COVID-19. Journal of Hospital Infection, 104(3), 246–251. https://doi.org/10.1016/j.jhin.2020.01.022.
2. Dennison Himmelfarb, C. R., & Baptiste, D. (2020). Coronavirus Disease (COVID-19). Journal of Cardiovascular Nursing, Publish Ahead of Print(September). https://doi.org/10.1097/jcn.0000000000000710.
3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Coronavirus Disease (COVID-19). Direkorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit, 1–88.
4. Nahdlatul, U. (2020). FIQIH PEMULASARAAN JENAZAH PASIEN COVID-19. 164, 1–7.
5. Patwary, M. A., & Sarker, M. H. (2012). Quantitative assessment of mortuary waste: occupational safety and environmental health. Journal of Hospital Administration, 1(1), 49. https://doi.org/10.5430/jha.v1n1p49.
6. Claudia, J., & Bearman, G. (2018). Guide To Infection Control in the Healthcare Setting. International Society for Infectious Control in the Healthcarer Setting, February 2018, 9. https://www.isid.org/wp-content/uploads/2019/07/ISID_GUIDE_ANTIBIOTIC_RESISTANCE.pdf.
7. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. (2020). Protokol pengurusan jenazah muslim. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
8. Health and Safety Executive. (2005). Managing infection risks when handling the deceased?: guidance for the mortuary, post-mortem room and funeral premises, and during exhumation. 2003.
Published
2020-10-18