HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 41 AMPENAN KELURAHAN JEMPONG BARU KECAMATAN SEKARBELA TAHUN 2011

  • Indana Eva Ajmala Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Eka Arie Yuliyani Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Anom Josafat Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar Belakang: Di dunia saat ini, lebih dari 2 milyar penduduk terinfeksi cacing. Di Indonesia penyakit cacing merupakan masalah kesehatan masyarakat terbanyak setelah malnutrisi. Prevalensi dan intensitas tertinggi didapatkan di kalangan anak usia sekolah. Infeksi cacing usus dapat mengakibatkan kurang gizi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kecacingan dengan status gizi. Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN 41 Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela yang memenuhi kriteria inklusi. Uji laboratorium menggunakan metode sederhana, sedangkan penilaian status gizi menggunakan z-score TB/U dan IMT/U kriteria WHO. Analisis data dengan menggunakan uji ChiSquare dengan derajat kemaknaan 0,05 dan Kolmogorov-Smirnov jika syarat uji Chi-Square tidak terpenuhi. Hasil penelitian : dari penelitian didapatkan 76 siswa (67,3%) positif kecacingan dan 37 siswa (32,7%) negatif dengan infeksi tertinggi jenis cacing cambuk (28,3%). Dari uji Chi-Square hubungan kecacingan dengan status gizi indeks TB/U didapatkan nilai p =0,152 (>0,05) dan dari uji Kolmogorov-Smirnov hubungan dengan status gizi indeks IMT/U didapatkan nilai p=0,390 (>0,05). Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara kecacingan dengan status gizi indeks TB/U dan IMT/U. Kata kunci: kecacingan, status gizi, sekolah dasar

References

1. Ginting SA. Hubungan Antara Status Sosial Ekonomi Dengan Kejadian
Kecacingan Pada Anak Sekolah Dasar di Desa Suka Kecamatan Tiga Panah,
Kabupaten Karo, Propinsi Sumatera Utara. 2003 [cited 2010 April 20].
Available from:http://www.library.usu.ac.id

2. Menteri Kesehatan RI. Keputusan Meteri Kesehatan: Pedoman Pengendalian Cacingan. 2006 [cited 2010 April 20]. Available from: http://www.depkes.go.id

3. Gandahusada S. Parasitologi Kedokteran Edisi Ketiga.Jakarta: Balai
Penerbit FKUI; 2004

4. Supriasa IDN., Bakri B., Fajar I. Penilaian Status Gizi. Jakarta:EGC; 2002

5. Syahdi N. Hubungan Kejadian Kecacingan dengan Status Gizi, Umur
dan Jenis Kelamin Anak Sekolah Dasar Negeri Bangkal 3 Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Periode Maret 2007. Berkala Kedokteran jurnal kedokteran dan kesehatan vol.7 no.2; 2008

6. Windaruslina, Yudiawati. Hubungan Kecacingan Dengan Status Gizi Murid
SDN 02 dan 04 Bandarharjo Kelurahan Tanjung Mas Kecamatan Semarang
Utara Kotamadya Semarang.1999 [cited 2010 April 20]. Available from :
http://www.eprintsundip.ac.id
Published
2017-10-23
Section
Research