EPIDEMIOLOGI GAGAL JANTUNG KRONIK PADA USIA LANJUT

  • Basuki Rahmat Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Pemahaman revalensi gagal jantung pada usia lanjut merupakan dasar dalam menentukan kebijakan dari stakeholder terkait dengan beban ekonomi negara yang besar dalam penatalaksanaan gagal jantung kronik khususnya pada populasi usia lanjut. Selain itu data epidemiologi gagal jantung kronik tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan klinisi dalam menentukan strategi yang tepat dalam penatalaksanan gagal jantung kronik pada populasi ini. Karena telah kita ketahui bahwa pasien usia lanjut dengan gagal jantung tidak hanya jantungnya yang harus menjadi fokus kita. Komorbid penyakit lain, perubahan fisiologis tubuh, tatacara minum obat merupakan faktor-faktor yang harus menjadi perhatian kita. Kata kunci: Epidemiologi, Gagal jantung kronik, usia lanjut.

References

1. Abrams, W. B. 1990. Cardiovascular drugs in the elderly. Chest;98;980-986.56

2. de Boer MJ, Ottervanger JP, van't Hof AW, Hoorntje JC, Suryapranata H, Zijlstra F. 2002. Reperfusion therapy in elderly patients with acute myocardial infarction: a randomized comparison of primary angioplasty and thrombolytic therapy. J. Am. Coll. Cardiol. 39, 1723–1728

3. Goldenberg I, Matetzky S, Halkin A et al. 2003. Primary angioplasty with routine stenting compared with thrombolytic therapy in elderly patients with acute myocardial infarction. Am. Heart J. 145, 862–867.

4. Jugdutt, B.I. 2010. Heart Failure in the Elderly: Advances and Challenges Expert Rev Cardiovasc Ther. 8(5):695-715.

5. Kitzman, D.W., Gardin, J.M., Gottdiener, J.S., et al. 2001. Importance of heart failure with preserved systolic function in patients R 65 years of age. CHS Research Group. Cardiovascular Health Study. Am J Cardiol 87:413–9.

6. Rich, M.W. 2009. The Heart failure dalam Hazzard’s Geriatric Medicine And
Gerontology. McGraw-Hill Companies. Thomas, S and Rich, 2007, M.W.,
Epidemiology, Pathophysiology, and Prognosis of Heart Failure in the Elderly.
Heart Failure Clin 3 381–387
Published
2017-10-23
Section
Case Report