Relationship between Age and MIF (Macrophage Migration Inhibitory Factor) Expression in Tuberculosis Lymphadenitis Patients

  • Nimas Resti Kosong
  • Fathul Djannah Universitas Mataram
  • Philip Habib Universitas Mataram

Abstract

Abstrak

Latar belakang: Prevalensi TB ekstra paru pada tahun 2019 dilaporkan mencapai sekitar 16% dari 7,1 juta kasus kejadian TB di dunia. Di Indonesia dengan insidensi tinggi tuberkulosis, limfadenitis tuberkulosis merupakan kasus tersering dari TB ekstra paru. MIF (Macrophage Migration Inhibitory Factor) merupakan salah satu sitokin yang berperan dalam mempengaruhi ketahanan tubuh pasien limfadenitis TB. Kadar MIF pada setiap tingkatan umur berbeda-beda, mulai dari lahir hingga dewasa. Terdapat perbedaan hasil dari penelitian-penelitian sebelumnya terkait hubungan antara umur dengan ekspresi MIF, beberapa menyatakan keduanya memiliki hubungan, sedangkan yang lainnya menyatakan sebaliknya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur dengan ekspresi MIF (Macrophage Migration Inhibitory Factor) pada penderita limfadenitis tuberkulosis.

Metode: Desain penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan consecutive sampling, yang diperoleh dari data rekam medis penderita limfadenitis tuberkulosis di Nusa Tenggara Barat berupa sampel blok parafin. Besar sampel penelitian berjumlah 100 orang dengan analisis statistik menggunakan uji korelasi rank spearman.

Hasil: Total subjek penelitian berjumlah 100 orang, 54 sampel perempuan dan 46 sampel laki-laki. Penelitian ini didominasi oleh responden dengan rentang umur 20-60 tahun (74,0%), lalu diikuti oleh rentang umur 11-19 tahun (16,0%). Immunoreactive score yang dominan dalam penelitian ini yaitu IRS 1 (43,0%). Hasil dari uji korelasi spearman didapatkan nilai p= 0.567 dan (r didapat) < r minimal (0,4).

Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara umur dengan ekspresi MIF (Macrophage Migration Inhibitory Factor)  pada penderita limfadenitis tuberkulosis.

Kata kunci: MIF (Macrophage Migration Inhibitory Factor), umur, limfadenitis tuberkulosis, immunoreactive score, pewarnaan IHC.

References

1. WHO. GLOBAL TUBERKULOSIS REPORT 2020. 2020.
2. Efendi N, Helda, Wahyono TYM, Sundari T. GAMBARAN KESINTASAN PASIEN KO-INFEKSI TB-HIV BERDASARKAN LOKASI ANATOMI TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT PENYAKIT INFEKSI PROF. DR. SULIANTI SAROSO TAHUN 2010-2013. Indones J Infect Dis. 2017;
3. Rahman EY, Tjokrosonto S, Harijadi. HUBUNGAN ANTARA EKSPRESI LIMFOSIT T CD4+ DENGAN GAMBARAN KLINIS PADA PASIEN LIMFADENITIS TUBERKULOSA Eka. J Kedokt Kesehat. 2005;
4. Wang YL, Zhang CX, Shi GC, Zhang QY, Liu WG. Correlation between genetic susceptibility of Tuberkulosis and macrophage migration inhibitory factor. J Biol Regul Homeost Agents. 2016;30(1):239–45.
5. MIF macrophage migration inhibitory factor [Homo sapiens (human)] - Gene - NCBI. NCBI. 2021.
6. Ambreen A, Khaliq A, Naqvi SZH, Tahir A, Mustafa M, Chaudhary SU, et al. Host biomarkers for monitoring therapeutic response in extrapulmonary Tuberkulosis. Cytokine. 2021;142(February):155499.
7. Bilsborrow JB, Doherty E, Tilstam P V., Bucala R. Macrophage migration inhibitory factor (MIF) as a therapeutic target for rheumatoid arthritis and systemic lupus erythematosus. 2019;
8. Sauler M, Bucala R, Lee PJ. Role of macrophage migration inhibitory factor in age-related lung disease. Am J Physiol - Lung Cell Mol Physiol. 2015;309(1):L1–10.
9. Roger T, Schneider A, Weier M, Sweep FCGJ, Roy D Le, Bernhagen J, et al. High expression levels of macrophage migration inhibitory factor sustain the innate immune responses of neonates. 2016;
10. Nonnenmacher C, Helms K, Bacher M, Nüsing RM, Susin C, Mutters R, et al. Effect of Age on Gingival Crevicular Fluid Concentrations of MIF and PGE2. 2009;639–43.
11. Haghi AR, Khorami N, Fotoohi M, Moradi A. MIF and MMP-9 Serum Changes in Type II Diabetes and Non-Diabetic Subjects?: A Short Communication Results & Discussion. Iran J Pathol. 2021;16(4):444–7.
12. Singh SK, Tiwari KK. Tuberculous lymphadenopathy?: Experience from the referral center of Northern India. Niger Med J. 2016;134–8.
13. Muluye D, Biadgo B, Gerima EW, Ambachew A. Prevalence of tuberculous lymphadenitis in Gondar University Hospital , Northwest Ethiopia. BMC Public Health. 2013;
14. Mekonnen D, Derbie A, Abeje A, Shumet A, Nibret E, Biadglegne F, et al. Epidemiology of tuberculous lymphadenitis in Africa?: A systematic review and meta-analysis. PLoS One. 2019;1–20.
15. Kamal MS, Hoque HE, Chowdhury FR, Farzana R. Cervical Tuberculous Lymphadenitis?: Clinico-demographic profiles of patients in a secondary level hospital of Bangladesh. 2016;32(3).
16. Khan AH, Sulaiman SAS, Muttalif AR, Hassali MA, Khan TM. Tuberculous Lymphadenitis at Penang General Hospital , Malaysia. Med Princ Pract. 2011;(February 2017).
17. Shun C, Lin J, Huang S, Lin M, Wu M. Expression of macrophage migration inhibitory factor is associated with enhanced angiogenesis and advanced stage in gastric carcinomas. World J Gastroenterol. 2005;11(24):3767–71.
18. Yu H, Wang X, Deng X, Zhang Y, Gao W. Correlation between Plasma Macrophage Migration Inhibitory Factor Levels and Long-Term Prognosis in Patients with Acute Myocardial Infarction Complicated with Diabetes. Hindawi. 2019;2019.
19. Leyton-jaimes MF, Kahn J, Israelson A. AAV2/9-mediated overexpression of MIF inhibits SOD1 misfolding, delays disease onset, and extends survival in mouse models of ALS. PNAS. 2019;116(29).
20. Sam NB, Guan S, Wang P, Li X, Wang D, Pan H, et al. Systematic review / Meta-analysis Levels of the macrophage migration inhibitory factor and polymorphisms in systemic lupus erythematosus?: a meta-analysis. Arch Med Sci. 2021;
Published
2022-12-30