HUBUNGAN FAKTOR PENCETUS STRES DENGAN SKOR DISTRESS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM

  • Abdi Azhim Zauli Azra Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Ida Ayu Eka Widiastuti Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Muthia Cenderadewi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar belakang: Stres merupakan masalah umum yang dapat memberikan dampak negatif jika tidak ditangani secara tepat. Setiap individu pasti pernah merasakan stres, tidak terkecuali bagi mahasiswa kedokteran. Mahasiswa kedokteran cenderung rentan terhadap stres, karena dituntut memiliki wawasan/pengetahuan luas, keterampilan dan sikap profesional. Tuntutan tersebut menjadi tekanan bagi mahasiswa sehingga dapat menyebabkan stres, khususnya stres dalam bentuk negatif atau distress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor pencetus stres dengan skor distress mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Metode: Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Sampel yang digunakan adalah semua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram tahap pra sarjana (n=225). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner K10 dan MSSQ. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis bivariat menggunakan metode uji Spearman, dan analisis multivariat menggunakan uji regresi liniear berganda untuk mengetahui pengaruh faktor pencetus stres dengan skor distress mahasiswa. Hasil: Hasil analisis multivariat menunjukan bahwa faktor pencetus stres memiliki hubungan dengan skor distress pada mahasiswa kedokteran, dengan variabel ARS (Academic Related Stressor) sebagai variabel yang paling berpengaruh. Berdasarkan hasil uji ANOVA, nilai p yang didapatkan adalah 0,000. Nilai Adjusted R2 yang didapatkan adalah 0,66, hal ini menunjukan bahwa persamaan yang didapatkan mempunyai diskriminasi yang baik. Kesimpulan: Variabel ARS adalah varibel yang paling berpengaruh pada hubungan faktor pencetus stres dengan skor distresss mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Kata kunci: Faktor pencetus stres, skor distress, mahasiswa kedokteran.

References

1. Abdulghani, HM, AlKanhal, AA, Mahmoud, ES, et al. Stress and Its Effects on Medical Students: A Cross-sectional Study at a College of Medicine in Saudi Arabia. JHPN 2011; 29(5): 516-22.

2. Cohen, S, Janicki-Deverts, D, & Miller, GE. Psychological Stress and Disease. JAMA 2007; 298(14): 1685-7.

3. Widyasari, JK. Hubungan antara Kelelahan Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Islam Yarsis Surakarta. Surakarta: Universitas Negeri Sebelas Maret; 2010.

4. Firth, J. Levels and Sources of Stress in Medical Student. BMJ 1986; 292: 1177-9.

5. Yiu Verna. Supporting The Well-Being of Medical Students. Canadian Medical Association Journal 2005; 172(7): 889-90.

6. Yusoff, MSB, Rahim, AFA, Yacoob, MJ 2010. The Develepment and Validity of The Medical Student Stressor Questionaire (MSSQ). ASEAN Journal of Psychiatry 2010; 11(1): 1-10.

7. Sastroasmoro S & Ismael S. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi ke-4. Jakarta: Sagung Seto; 2011

8. Dahlan MS. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS Edisi ke-3. Jakarta: Salemba Medika; 2008.

9. Sohail N. Stress and Academic Performance among Medical Students. JCPSP 2013; 23(1): 67-71.

10.Shah M, Hasan S, Malik S, et al. Perceived Stress, Sources and Severity of Stress Among Medical Undergraduates in a Pakistani Medical School. BMC Medical Education 2010; 10(2): 1-8.

11.Do, MQ. Depression and Stress among the First Year Medical Students in University of Medicine and Pharmacy Hochiminh City Vietnam. Vietnam: Universitas Chulalongkorn Vietnam; 2007.

12.Rahman, NIA, Ismail, S, Ain, TN, et al. Stress among Preclinical Medical Students of University Sultan Zainal Abidin. JAPS 2013; 3(11): 76-81.

13.Folse, ML. The Relationship between Stress and Attitudes toward Leisure among First-Year Medical Students. JME 1985; 60: 610-7.

14.Sujianto, AE. Aplikasi Statistik Dengan SPSS 16.0. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher; 2008.
Published
2017-10-26
Section
Research