PENGARUH PEMBERIAN OPLOSAN MONOSODIUM GLUTAMATE (MSG) DAN ETANOL 10% DOSIS BERTINGKAT TERHADAP GRADASI KERUSAKAN HEPAR TIKUS WISTAR Pengaruh Paparan Dosis MSG dan Tuak Fermentasi Dosis Bertingkat terhadap Gradasi Kerusakan Hepar Tikus Wistar.

  • Nurul Hidayati Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Arfi Syamsun Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Fathul Djannah Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar belakang: Penyalahgunaan minuman beralkohol dewasa ini semakin meningkat, salah satunya dengan cara dicampur (dioplos) dengan bahan lain. Bahan lain yang sering ditambahkan pada minuman keras beralkohol salah satunya adalah monosodium glutamate (MSG). Organ hepar merupakan tempat utama metabolisme zat-zat yang masuk ke dalam tubuh sehingga kemungkinan terjadinya kerusakan jaringan pada organ ini sangat besar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian oplosan MSG dan etanol 10% dosis bertingkat terhadap gradasi kerusakan hepar tikus wistar. Metode: Penelitian menggunakan desain penelitian eksperimental dengan rancangan roandomized control group only design. Hasil: Menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol negatif dengan kontrol satu (p=0,001), kelompok kontrol negatif dengan kelompok perlakuan dua (p=0,001) dan kelompok kontrol negatif dengan perlakuan tiga (p=0,001) dimana p<0,05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada pemberian oplosan MSG dan etanol 10% dosis bertingkat terhadap gradasi kerusakan hepar. Dimana pemberian oplosan yang semakin tinggi perbandingannya akan semakin meningkatkan kerusakan hepar. Kata kunci: oplosan, MSG, etanol, dosis bertingkat, histopatologi hepar.

References

1. Sriyani.2008. Tinjauan Perilaku Minum Minuman Beralkohol dan Gangguan Kondisi Kesehatan pada Pemuda di Desa Kiringan Boyolali. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dilihat di: http://etd.eprints.ums.ac.id/2735/1/J410040004.pdf. (diakses tanggal 30 Maret 2012).

2. Arif, Solichan. 2012 .Korban Kritis Pesta Minuman Keras Oplosan .Blitar: Seputar Indoesia. dilihat di: http://www.seputarindonesia.com/edisicetak/content/view/46 1478/ (diakses: 20 Maret2012).

3. Irianto Kus. Waluyo, Kusno.2007. Gizi & Pola Hidup Sehat. Bandung: Yrama Widya.

4. Santoso, Sardjono. 1989. Beberapa Data Metabolisme MSG dalam Tubuh dan Tinjauan Manfaat Mudaratnya. Bagian farmako FK UI: Jakarta, dilihat dihttp://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_057_hipertensi_ %28ii%29.pdf. (diakses tanggal 18 Maret 2012).

5. Guyton, Arthur C. Hall,John E.2008.Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta : EGC.

6. Hardiyanti, Ami Septia. 2013. Korelasi Pemberian Monosodium Glutamat (Msg) Dosis Bertingkat dengan Gradasi Kerusakan HeparpadaTikus Wistar. Mataram: Universitas Mataram.

7. Nabila, Norma. 2012. Pengaruh Pemberian Metanol Dan Etanolterhadap
Tingkat Kerusakan Sel Hepar Tikus Wistar. Semarang. FK UNDIP. Dilihat di
http://eprints.undip.ac.id/37040/1/Norma_Nabila.pdf. (dikases tanggal 12 februari 2013).

8. Hernawati.2009. Gambaran Efek Toksik Etanol pada Sel Hati. Bandung \: FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia . Dilihat di http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._BIOLOGI/197003311997022-HERNAWATI/FILE_15.pdf. (diakses : 9 Januari 2013).

9. Murray, Robert K. Granner, Daryl K. Mayes, Peter A. 2003. Biokimia Harper. Jakarta : EGC. Edisi 25.

10.Abass, Marwa A. dan Manal R. (2011). Evaluation of Monosodium Glutamate Induced Neurotoxicity and Nephrotoxicity in Adult Male Albino Rats. Tersedia dalam http://www.jofamericanscience.org/journals/amsci/am0708/028_6313am0708_264_276.pdf. (diakses pada 13 Februari 2013).

11.Simanjutak, Lasmijan. 2010. Pengaruh Pemberian Vitamin C Terhadap Gambaran Histologis Hati Mencit (Mus- Musculus L) Yang Dipapari Monosodium Glutamate. Sumatra Utara: Universitas Sumatra Utara. Dilihat di http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/22270 (dikases tanggal 3 februari 2013).
Published
2017-10-26
Section
Research

Most read articles by the same author(s)