HUBUNGAN ANTARA CARA BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR DALAM TUTORIAL DENGAN PRESTASI BELAJAR BLOK TAHAP-TAHAP KEHIDUPAN (Mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2010/2011 Universitas Mataram)

  • Rika Hastuti Setyorini Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh faktor individu dan faktor sosial, dan yang termasuk faktor individu diantaranya adalah cara belajar dan keaktifan belajar. Usaha atau cara belajar seseorang akan terlihat dari prestasi yang diperoleh siswa atau mahasiswa tersebut. Kegiatan pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram dilaksanakan dengan menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi menggunakan metode blok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara cara belajar dan keaktifan belajar dalam tutorialdenganprestasi belajar pada Blok Tahap – Tahap Kehidupan Mahasiswa Kedokteran Angkatan 2010/2011 Universitas Mataram. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan secara partial dan signifikan antara cara belajar dengan prestasi belajar blok Tahap – Tahap Kehidupan.Dan ada hubungan secara partisal dan signifikan keaktifan belajar dalam tutorial dengan prestasi belajar blok Tahap – Tahap Kehidupan.Cara belajar dan keaktifan belajar dalam tutorial berhubungan secara simultan atau bersama – sama dan signifikan dengan prestasi belajar blok Tahap – Tahap Kehidupan Simpulan: ada hubungan secara simultan dan signifikan cara belajar dan keaktifan belajar dalam tutorial dengan prestasi belajar Kata Kunci :Cara Belajar, Keaktifan Belajar, Pestasi Belajar

References

1. Arikunto S. 2010. Dasar –Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

2. Azwar S. 2002. Tes Prestasi: Fungsi pengembangan pengukuran prestasi
belajar.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

3. Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar & Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

4. Ghufron M.N. & Risnawita R. 2012. Gaya Belajar: Kajian Teoretik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

5. Hamalik O. 2005. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

6. Kurniawati D.W. 2009. Pengaruh Metode Mind Mapping dan Keaktifan Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 5 Surakarta. Tesis. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

7. Liang G. 2002. Cara Belajar Efisien. Yogyakarta: PUBIB.

8. Mappeasse Y.M. 2009. Pengaruh Cara dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Programmable Logic Controller (PLC) Siswa Kelas III Jurusan Listrik SMK Negeri 5 Makassar. Skripsi. Universitas Negeri Makasar

9. Sagala S. 2006. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

10.Secondira V, dkk. 2009. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada untuk Melaksanakan Pembelajaran yang Konstruktif, Mandiri, Kolaboratif, dan Kontekstual dalam Problem Based Learning. Jurnal Pendidikan Kedokteran
dan Profesi Kesehatan Indonesia. vol: 4 (32-45)

11.Siberman M. 2011. Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Yappendis.

12.Slameto. 2005. Belajar dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta

13.Sriyono dkk. 2004. Teknik Belajar Mengajar dalam CBSA. Jakarta: Rineka Cipta

14.Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabet

15.Syah M. (2006). Psikologi belajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

16.Universitas Mataram. 2010. Buku Panduan Tutor Blok Tahap – Tahap
Kehidupan. Mataram
Published
2017-10-26
Section
Research