ANALISIS KADAR TIMBAL DALAM DARAH AKIBAT PAPARAN KRONIS PADA POLISI LALU LINTAS DI KOTA MATARAM

  • Yuvita Dewi Priyatni Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Arfi Syamsun Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Muthia Cenderadewi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

Abstract

Latar Belakang: Salah satu akibat dari pembangunan di bidang transportasi adalah penambahan jumlah kendaraan bermotor yang sangat pesat yang menimbulkan peningkatan pencemaran. Salah satu bahan pencemar udara yang paling berbahaya adalah timbal. Salah satu kelompok risiko yang sering berada di jalan raya dan terpapar oleh asap kendaraan secara langsung adalah polisi lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar timbal dalam darah akibat paparan kronis pada polisi lalu lintas di kota Mataram. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian ini adalah 60 orang polisi lalu lintas di Kota Mataram yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara, kadar timbal darah diperiksa dengan FAAS (Flame Emission Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar timbal dalam darah polisi lalu lintas adalah 14,1 µg/dL. Sejumlah 1,67 % responden menunjukkan kadar timbal tinggi, 83,33 % sedang dan 15 % rendah. Simpulan: Kadar timbal dalam darah polisi lalu lintas akibat paparan kronis di Kota Mataram masih dalam kadar yang diperbolehkan WHO yaitu dibawah 25 µg/dL dengan nilai rata-rata 14,1 µg/dL. Kata Kunci: kadar timbal, darah, polisi lalu lintas.

References

1. Hasan, W. (2012), Analisa Kandungan Timbal (Pb) Pada Minyak Sebelum dan Sesudah Penggorengan Yang Digunakan Pedagang Gorengan Sekitar Kawasan Traffic Light Kota Medan. Universitas Sumatra Utara. Available from: jurnal.usu.ac.id/index.php/lkk/article/download/296/240 (Accessed: 2013, Februari 23).

2. Putri, P.V. (2010), Hubungan Antara Masa Kerja dengan Kejadian Gingival Lead Line Pada Pedagang Kaki Lima Di Kota Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro. Available from: eprints.undip.ac.id/23815/1/Vera_P.pdf (Accessed: 2013, Februari 23).

3. Suciani, S. (2007), Kadar Timbal dalam Darah Polisi Lalu Lintas dan Hubungannya dengan Kadar Hemoglobin. Semarang: Universitas Diponegoro. Available from: eprints.undip.ac.id/15877/1/Sri_Suciani.pdf. (Accessed: 2013, Februari 23).

4. Santi, D.N. (2001), Pencemaran Udara oleh Timbal (Pb) serta Penanggulangannya, Universitas Sumatra Utara, Available from: library.usu.ac.id/download/fk/fkDevi3.pdf, (Accessed: 2013, Februari 23).

5. Sunu, P. (2001), Melindungi Lingkungan dengan Menerapkan ISO 14001. Gramedia Sarana Media Indonesia. Jakarta. Hal 180-183.

6. Subagiada, K. (2011), Penentuan Kadar Timbal (Pb) Dengan Bioindikator Rambut Pada Pekerja SPBU di Kota Samarinda. Mulawarman Scientifie, Volume 10, Nomor 2. Available from: http://fmipa.unmul.ac.id/pdf/18 (Accessed: 2013, Februari 13).

7. Dinas Perhubungan Kota Mataram. (2013). Perhubungan Komunikasi Informatika dalam Angka. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, Indonesia. 8. BPS Kota Mataram. (2011), Mataram dalam Angka Tahun 2011. CV Maharani: Mataram.

9. Santoso, B. (2012), Dampak Aktivitas Transportasi Terhadap Kandungan Pb (Timbal) Didalam Rambut Polisi Lalu Lintas Kota Besar Semarang. Available from: http://eprints.undip.ac.id/36438/1/Document1.pdf (Accessed: 2013, Februari 23).

10. Sofia, R.M. (2013), Faktor – faktor yang Mempengaruhi Kadar Timbal dalam Darah Pegawai Dinas Perhubungan di Pulau Lombok. Mataram. Fakultas
Kedokteran Universitas Mataram.

11. Saputra, R.D. (2013), Faktor – faktor yang Mempengaruhi Kadar Timbal dalam Darah Mekanik di Kota Mataram. Mataram. Fakultas Kedokteran Universitas Mataram.

12. Sastroasmoro, S. (2007), Dasar–dasar Metode Penelitian Klinis. Edk.3. Sagung Seto: Jakarta.

13. Erawati, S. (2003) Pemeriksaan Kadar Timah Hitam (Pb) dalam Specimen Darah Polisi Lalu Lintas Dalam Rangka Pengusulan Kebijakan Kesehatan di Poltabes Medan 2003. Thesis Program Magister Kesehatan Kerja, Program Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara.

14. Suhendro. (2007), Kandungan Timbal Dalam Darah dan Dampak Kesehatan pada Pengemudi Bus Kota AC dan Non AC di Kota Surabaya. Surabaya: Universitas Airlangga. Available from: journal.lib.unair.ac.id/index.php/JKL/article/.../627/627 (Accessed: 2013 Februari 23).

15. Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup. Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Medan Sumatera Utara. (2007), Basis Data Lingkungan Hidup Daerah Kota Medan Tahun 2007, Medan.

16. Badan Lingkungan Hidup Kota Surabaya. (2011), Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kota Surabaya 2011. Available from: http://lh.surabaya.go.id/SLHD%202011/Laporan%20BAB%20I%20Matriks.pdf (Accessed: 2014, Jan 27).

17. Gusnita, D. (2012), Pencemaran Logam Berat Timbal (Pb) di Udara dan Upaya Penghapusan Bensin Bertimbal. Berita Dirgantara Vol. 13 No. 3 p. 95-101.

18. Palar, Heryando. (2008). Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Rineka Cipta: Jakarta.
Published
2017-10-27
Section
Research

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>