CHROMOBLASTOMYCOSIS: REPORT OF TWO CASES

  • Yunita Hapsari Departement of DermatovenereologyFaculty of Medicine Mataram University

Abstract

Latar belakang: Kromoblastomikosis merupakan penyakit jamur kutan kronis yang didapatkan di daerah tropis dan sulit diterapi terutama untuk kasus yang lama. Tujuan: Melaporkan 2 kasus kromoblastomikosis di Indonesia dengan pembahasan ditekankan pada diagnosis dan terapi. Kasus: Pada kasus pertama didapatkan plak verukosa di atas luka bakar selama 2 tahun tanpa adanya riwayat trauma atau kondisi imunokompromais. Pada kasus kedua, didapatkan plak verukosa pada ulkus hemoragik dilengan kanan setelah riwayat gigitan nyamuk dan lesi nodul soliter pada punggung yang muncul 2 bulan setelahlesi pertama serta didapatkan riwayat anemia aplastika selama 10 tahun. Pemeriksaan histopatologis kedua kasus menunjukkan badan sklerotik dan hiperplasia pseudoepiteliomatosa. Kedua kasus diterapi dengan itrakonazol dosis pulse. Diskusi: Diagnosis kromoblastomikosis ditegakkan secara klinis, patologis dan mikrobiologis.Kromoblastomikosis yang bersifat kronis dan beberapa dilaporkan resisten terhadap terapi menyebabkan kasus ini sulit diterapi. Terapi jangka panjang menggunakan obat antijamur sistemik single atau kombinasi memberikan kesembuhan yang baik. Itrakonazole dosis pulse dilaporkan efektif, lebih bernilai ekonomis dan memberikan tingkat kepatuhan yang baik untuk pengobatan kromoblastomikosis dibandingkan dengan dosis kontinyu. Kata Kunci: chromoblastomycosis, pulse itraconazole
Published
2017-10-26
Section
Case Report