PERBANDINGAN EFEK PEMBERIAN AIR PUTIH DAN MINUMAN ISOTONIK TERHADAP KECEPATAN PEMULIHAN DENYUT NADI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM

Penulis

  • Kadek Soga Prayaditya Putra Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Ida Ayu Eka Widiastuti , , Putu Aditya Wiguna Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Putu Aditya Wiguna Fakultas Kedokteran Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/jku.v3i1.87

Abstrak

Latar Belakang: Saat melakukan latihan fisik terjadi peningkatan produksi keringat.Selama berkeringat tubuh akan kehilangan cairan dan elektrolit. Minuman isotonik adalah minuman dengan konsentrasi yang sama dengan cairan tubuh, sehingga dapat dengan cepat menggantikan kehilangan cairan dan elektrolit tubuh setelah beraktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan efek pemberian air putih dan minuman isotonik terhadap kecepatan pemulihan denyut nadi. Metode:Rancangan penelitian ini adalah eksperimental pretest and posttest group design.Subjek penelitian adalah 25 orang Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram,yang dipilih secarasimple random sampling. Sebelum melakukan latihan treadmill menggunakan protokol Bruce modifikasi selama 15 menit, subjek diberikan air putih dan minuman isotonik. Rentang waktu antara pemberian air putih dan minuman isotonik adalah 2 hari. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa rerata kecepatan pemulihan denyut nadi setelah pemberian air putih adalah 6,16 menit dan minuman isotonik adalah 4, 04 menit. Hasil uji rerata beda kecepatan pemulihan denyut nadi dengan metode Wilcoxon diperoleh hasil p < 0,05. Simpulan: Rerata kecepatan pemulihan denyut nadi setelah pemberian minuman isotonik lebih cepat jika dibandingkan dengan kecepatan pemulihan denyut nadi setelah pemberian air putih. Terdapat perbedaan bermakna efek pemberian air putih dan minuman isotonik terhadap rerata kecepatan pemulihan denyut nadi (p < 0,05). Kata Kunci: Latihan treadmill, kecepatan pemulihan denyut nadi, minuman isotonik, air putih, protokol Bruce modifikasi

Referensi

1. Seeley, 2004. Anatomy and Physiology. 6th edn. New York: The MCGraw-Hill.

2. Douglas, Casa, Clarkson, Priscilla. M. and Roberts, William. O., 2005. Roundtable on Hydration and Physical Activity.American College of Sport Medicine, vol.4, no. 11, hh. 115-127.

3. Irawan, M. Anwari., 2007. Cairan Tubuh, Elektrolit dan Mineral. [pdf] Polton Sport Science Brief & Lab. Available at<http://www.pssplab.com/journal/01.pdf >[Accessed 27 Desember 2013].

4. Erkmen, Nurtekin, Taksin, Halil. and Kaplan, Turgut., 2010. Balance Performance and Recovery After Exercise with Water Intake, Sport Drink, and No Fluid. Journal Exercise Science Fit, vol. 8, no. 2, hh.105–112.

5. Susanto, 2008. Mekanisme Kerja Minuman Isotonik di Dalam Tubuh. [Online] Available at http://susantopharmacia.com/2008/03/isotonic-drink-do-we-really-need-t.html [Accessed 1 Oktober 2013].

6. Shirreffs, Susan. M., Sawka, Michael. N., 2011. Fluid and Electrolyte Needs for Training, Competition, and Recovery.Journal of Sports Sciences. hh. 1-9.

7. Sports Dietitians Australia, 2009.Fluids in Sport. [pdf] Available at:<http://www.sportsdietitians.com.au/> [Accessed 1 Oktober 2013].

8. Sastroasmoro, Sudigdo, Ismael, Soyan, 1995. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Binarupa Aksara.

9. Dahlan, M. Sopiyudin., 2010. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel. 3rd edn. Jakarta: Salemba Medika.

10.Dahlan, M. Sopiyudin., 2011. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. 5th edn.Jakarta: Salemba Medika.

11.Powers, S. K., Howley, E. T., 2007. Exercise Physiology: Theory and Application to Fitness and Performance.7th edn. [e-book] New York: The McGraw-Hill. Available at: <http://highered.mcgrawhill.com/sites/0078022533/Zstudent_view0/> [Accessed 27 Desember 2013].

12.Amstrong, et al., 1996. Position Stand on Exercise and Fluid Replacement. American College of Sports Medicine, vol. 28, no. 1, hh. 1-5.

13.Guyton, A.C., Hall, J.E., 2004. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. 9th ed.Jakarta: EGC.

14.Ostojic, S.M., Sanja, M., 2002. Effects of a Carbohydrate-Electrolyte Drink on SpecificSoccer Tests And Performance.Journal of Sports Science and Medicine. Available at: <http://www.jssm.org/vol1/n2/3/v2_3pdf.pdf> [Accessed 27 Desember 2013].

15.Susanto, 2008. Mekanisme Kerja Minuman Isotonik di Dalam Tubuh. [Online] Available at http://susantopharmacia.com/2008/03/isotonic-drink-do-we-really-need-t.html [Accessed 1 Oktober 2013].

16.Otsuka Pharmaceutical., 2013. Pocari Sweat’s Data-1. [online] available at:<http://www.otsuka.co.jp/en/product/pocarisweat/> [Accessed 28 November 2013].

17.The Lucozade Sport Education Programme, 2010. Hydration an Introduction. Ireland: Coachimg Ireland.

Diterbitkan

2017-10-26

Cara Mengutip

Putra, K. S. P., Widiastuti, I. A. E., & Wiguna, P. A. (2017). PERBANDINGAN EFEK PEMBERIAN AIR PUTIH DAN MINUMAN ISOTONIK TERHADAP KECEPATAN PEMULIHAN DENYUT NADI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM. Baphomet University : Situs Slot Online Gacor Terbaik Hari Ini Server Thailand Gampang Maxwin 2024, 3(1). https://doi.org/10.29303/jku.v3i1.87

Terbitan

Bagian

Penelitian

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 > >>