Outcome of Plate and Screw Fixation in Femoral Shaft Fracture at Sanjiwani General Hospital Gianyar in 2021
Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Kesimpulan
DOI:
https://doi.org/10.29303/jku.v12i3.992Kata Kunci:
Open reduction internal fixation; Femoral shaft fracture; Complication; Human and medicineAbstrak
Latar Belakang: Fraktur batang femur yang dilaporkan mempunyai angka kematian satu tahun pasca trauma masih tinggi yaitu sekitar 10-20% dan merupakan suatu tantangan dalam bidang ortopedi. Terapi bedah di bidang ortopedi telah banyak dikembangkan dalam pengobatan patah tulang batang femoralis. Terapi gold standard yang selama ini digunakan pada fraktur batang femur adalah intramedullary nail namun metode ORIF PS masih sering digunakan terutama pada rumah sakit yang mempunyai fasilitas kesehatan yang kurang memadai dengan mempertimbangkan beberapa faktor resiko dan komplikasi yang dapat terjadi pada masa perioperatif.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang bertujuan untuk mengetahui hasil fiksasi plat dan sekrup pada fraktur batang femoralis di RSUP Sanjiwani Gianyar tahun 2021. Rekam medis, prosedur bedah, dan laporan kontrol rawat jalan ditinjau untuk mengumpulkan laporan pra, intra -, dan detail pasca operasi dengan mengidentifikasi data komplikasi yang terjadi pada pasien patah tulang batang femur terbuka dan tertutup yang telah melakukan ORIF PS di RSUP Sanjiwani pada bulan Januari 2021 - Desember 2021. Semua data yang diperoleh dianalisis menggunakan software statistik SPSS 22. Sebanyak 12 pasien dilibatkan dalam penelitian ini.
Hasil: Komplikasi utama diwakili oleh perdarahan perioperatif (33%), nyeri redisual (8%), tidak ada komplikasi kegagalan implan, infeksi dalam, infeksi ringan seperti infeksi superfisial dan gangguan penyembuhan luka pada penelitian ini.
Kesimpulan: Pada penelitian ini disimpulkan bahwa komplikasi fraktur batang femur yang paling sering terjadi pada tindakan ORIF PS adalah nyeri perdarahan perioperatif dan komplikasi lainnya sangat jarang terjadi karena beberapa faktor.
Kata Kunci: Fiksasi internal reduksi terbuka; Fraktur batang femoralis; Komplikasi; Manusia dan obat-obatan
Referensi
Apley GA, Solomon L. System Of Orthopaedics and Trauma. 9th ed. Taylor and Francis Group.Florida.2018:897-907
Thomson JC. Netter’s Concise Orthopaedic Anatomy.Philadelphia.2010:12-249
Salter RB. Textbook of Disorder And Injuries of The Musculoskeletal System.3rd ed. Johnson EP,editor.Philadelphia:Lippincott;2008:107-109
Trompeter A, Newman K. Femoral Shaft Fracture In Adults. Orthopaedics and Trauma. 2013;27(5):322-331. Available from: https://www.researchgate.net/publication/259167493_Femoral_shaft_fractures_in_adults/link/5c5aa9a4299bf1d14caf6667/download
Gansslen A, Gosling T, Hildebrand F, Pape HC, Oestern HJ. Femoral Shaft Fractures in Adults: Treatment Options and Controversies. Acta Chirurfiae Orthopaedicae Et Traumatologiae Cechosl. 2014;(81)108-177. Available from: http://www.achot.cz/dwnld/achot_2014_2_108_117.pdf
Hamahashi K, Uchiyama Y, Kobayashi Y, Ebihara G, Ukai T, Watanabe M. Clinical Outcomes Og Intramedullary Nailing of Femoral Shaft Fractures With Third Fragments: a retrospective analysis of risk factors for delayed union. British Medcal Journal.2019;4: 1-7. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31058233/
Intramedullary Nailing and Monoaxial External Fixation. Journal of Clinical Medicine. 2019;8:1-8. Available from: https://www.researchgate.net/publication/334736509_Clinical_Medicine_Definitive_Treatment_of_Femoral_Shaft_Fractures_Comparison_between_Anterograde_Intramedullary_Nailing_and_Monoaxial_External_Fixation
Shin WC, Jang JH, Jung SJ, Moon NH. Advantages and limitations of intramedullary nailing for the surgical treatment of ipsilateral intratrochanter and femoral shaft fractures: a retrospective comparative study based on propensity score matching. European Journal of Trauma and Emergency Surgery. 2020:1-8. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32870324/
Testa G, Vascio A, Aloj DC, Papotto G, Ferrarotto L, Masse A, et al. Definitive Treatment of Femoral Shaft Fractures: Comparison Between Anterograde. Available from: https://europepmc.org/article/pmc/6723720
Neumann MV, Sudkamp NP, Strohm PC.Management of Femoral Shaft Fractures. Acta Chirurgiae Orthopaedicae Et Traumatologiae Chechosl. 2015;82:22-32. Available from: http://www.achot.cz/dwnld/achot_2015_1_22_32.pdf
Fan S, Yin M, Xu Y, Ren C, Ma T, Lu Y, et al. Locking Compression Plate Fixation of Femoral Intertrochanteric Fractures in Patients With Preexiting Proximal Femoral Deformity: a retrospective study. Journal of Orthopaedic Surgery and Research. 2022;16:2-8. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8082780/
Noorisa R, Apriliwati D, Aziz A, Bayusentono S. The Aharacteristic Of Patients With Femoral Fracture In Departement Of Orhopaedic And Traumatology RSUD Dr. Soetomo Surabaya 2013-2016. Journal of Orthopaedi & Traumatology Surabaya. 2017; 6(1):1-11. Available from: https://e-journal.unair.ac.id/JOINTS/article/view/9160
Tasya ES, Rahmadhany H. Characteristic Of Femoral Fracture Caused By Traffic Accident In Haji Adam Malik General Hospital Medan In 2016-2018. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. 2022; 21(1):123-128. Available from: https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnusina/article/view/244
Nagra NS, Popta DV, Whiteside S, Holt EM. An analysis of postoperative hemoglobin levels in patients with fractured neck of femur. Turkish Association of Orthopaedics and Traumatology. 2016: 507-513. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6197462/pdf/main.pdf
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Unram Medical Journal
Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.